Sedang di Jalan
Siang ini sedikit berbeda perjalanan menuju ke Solo. Ya, memang selalu berbeda setiap kali (pulang). Ada pikiran yang selalu tertinggal disana, tempat yang kemarin kami sepakati untuk tinggal bersama, masih tetap disana dan banyak hal yang mesti diselesaikan kalaupun ingin membuat keputusan baru. Sisi lainnya, ada harapan jika 4 jam kedepan sudah sampai di kota tujuan.
Pergi-Pulang, ternyata punya banyak arti ya. Keduanya bisa punya tujuan yang sama, pergi kerumah-pulang kerumah. Keduanya adalah rumah, jika itu terjadi maka momen pergi-pulang tadi selalu terasa "berat".
Lirik rohani ini menenangkan, membuat harapan selalu baru dan menyegarkan harapan yang mulai layu. Bilang begini:
"Musim akan selalu berganti
Kasih Tuhan tetap abadi
Tak akan berubah, sampai selamanya
Ku tetap percaya
Kuyakin Tuhan memberkati
Ku yajin Tuhan melindungi
Burung di udara Tuhan pelihara
Karena kasih-Nya.
Tuhan selalu menolongku
Selalu menjagaku
Sehelai di rambutku
Tak akan terjatuh tanpa seizin-Mu.
Tuhan selalu menolongku
Selalu menjagaku
Dia mengenyangkanku dan peliharaku
Seumur hidupku"
Comments
Post a Comment